Manusia dan Algoritmenya
Disini saya mau menyampaikan opini saya tentang manusia dan algoritmenya, btw yang bener itu tulisannya bukan algoritma tapi algoritme (ini saya juga baru tau).
Pertama kita harus tau dulu apa itu algoritme. Kalau dilihat di KBBI, algortime artinya prosedur sistematis untuk memecahkan masalah matematis dalam langkah-langkah terbatas. Itu bahasa ribetnya, kalau menurut saya algoritme itu magic!. Kenapa magic? kalau kalian punya gadget canggih yang bisa scan sidik jari, wajah, suara, dll itu semua adalah hasil algoritme dari orang-orang pinter. Terus kalau kalian main game2 zaman sekarang dengan grafik yang udah kayak beneran, itu semua hasil algoritme dari orang-orang pinter. Dan hewan pun juga punya algoritmenya sendiri, karna tiap hewan punya sikap atau caranya masing-masing untuk memecahkan masalah. Contoh yang gampang, kalau kalian punya kucing pasti kucing kalian suka sama tali2 yg kayak cacing, nah respon kucing yang agresif klo ada tali2 itu adalah bagian dari algoritme, masa sih? ya gampang aja „if(tali.exist()){ doAgresif() }“ itu contoh gampangnya, kalau aslinya itu ribet banget pasti. Dan biasanya kalau algoritme tingkat tinggi itu dia bisa merespon input dari luar. Contohnya kalau kalian punya kucing liar yang kalau ada manusia dia takut, trus kita paksa tangkep trus kita pelihara dan kucing itu jadi jinak, itu adalah salah satu algoritme kucing yang merespon input dari luar. Karna yang tadinya sikapnya agresif trus lama2 jadi jinak. Jadi algoritme yang sudah ada itu (liar) berubah menjadi algoritme yang baru (jinak) karna pengaruh dari luar (sering di elus / sering dikasih makan, dll).
Nah kalau manusia ini spesial, bisa dikatakan manusia memiliki algoritme yang paling canggih, karna manusia bisa mempelajari algoritme2 di sekitarnya. Jadi kita tau sifat2 hewan, contoh hewan mana yang jinak, mana yang liar, mana yang baik, mana yang suka buah2an, mana yang suka daging. Kalau manusia ga bisa belajar algoritme2 di sekitarnya, maka kita ga bakal tau kalau kelelawar ternyata bisa terbang tanpa nabrak2 di malam hari karna dia ngeliat bukan pake cahaya tapi dia memanfaatkan pantulan suara ultrasonik, itulah algoritme kelelawar. Kalau ga salah sistem itu juga dipake dikapal2 sekarang, buat ngedeteksi benda2 dibawah kapal itu karna cahaya didalam laut itu terbatas. Itulah spesialnya manusia, bisa mempelajari algoritme2 disekitanya lalu menerapkannya. Dan algoritme manusia juga bisa dikembangkan sampai secanggih2nya, tergantung kemampuan apa yang dimiliki manusia itu. Kalau dia belajarnya matematika maka algortime matematikanya yang makin canggih, kalau latian bola ya algoritme mendribble bolanya yg makin canggih. Dan itulah AI (kecerdasan buatan) yg sudah jadi. Algoritme yang sedang diteliti orang2 pinter zaman now.
Kalau manusia memiliki algoritme2 yang super canggih dan terstruktur ini, rasa2nya tidak mungkin kalau tidak ada yang menciptakannya. Dan pasti Yang menciptakannya ini paling ngerti banget tentang manusia, Yang pinter banget, Yang tau banget kelemahan dan kelebihan dari algortime2 itu. Dalam Islam, kita sudah diberi tau siapa Dia. Dia adalah Tuhan kita Allah SWT. Siapa sih Allah itu? kalau belum tau, Allah sudah memberi buku panduan yang bernama Al-Quran, dan disana Allah sudah memperkenalkan diriNya di surat Al-Ikhlas ayat pertama sampai terakhir, isinya singkat dan jelas.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ﴿٤﴾
Artinya:
1). Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa
2). Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
3). Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan
4). Dan tidak ada seorang (atau makhluk) pun yang setara dengan Dia
Nah kalau mau bertanya bagaimana sih Allah itu?
Secanggih2nya algoritme manusia, Allah SWT menciptakan algoritme kepada manusia itu terbatas. Manusia diberi keterbatasan untuk membayangkan Allah SWT, karna di ayat terakhir sudah dikasih tau ke kita kalau gaada yang setara denganNya (Allah SWT). Jadi, disaat kita befikir Allah SWT itu sesuatu yang sangat kuat yang pernah terbayang oleh kita, berarti Allah SWT lebih kuat dari itu. simple!
Bahkan dalam Islam, surga pun tidak dapat didefinisikan secara detail oleh algoritme manusia, karna inilah keterbasan yang diciptakan Allah SWT kepada manusia. Coba deh kalian membayangkan surga itu senikmat apa, misal yang suka nge game, nanti disurga bakal dapet game yang super seru, enak, ga bikin bosen dan pokoknya yg kayak Dota deh atau 1000 kali lipat lebih asik. Nah ntar gamenya bakal lebih hebat lagi dari yang kalian pikirkan, gitu aja.
Ah tau darimana kayak gitu?
Dalam Islam dikatakan tentang surga dalam hadits qudsi (hadis yang maknanya diriwayatkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari Allah SWT):
أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّا لحِينَ مَ لاَ عَيْنٌ رَأَتْ وَلاَ أُذُنٌ سَمِعَتْ وَلاَ خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرِ
Aku sediakan untuk hamba-hamba-Ku yang shalih kenikmatan (tinggi di surga) yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga dan terlintas dalam hati manusia.
HSR al-Bukhari (no.3.072) dna Muslim (no.2.824).
Udah ya, semoga tulisan ini bermanfaat dan tidak menutup kemungkinan kalau tulisan ini punya banyak kekurangan. Kalau ada yang ga setuju ya gpp karna setiap orang punya pemikiran yang berbeda2 karna jelas sistem algoritme kita juga berbeda2. والله أعلمُ بالـصـواب
Salam Pemuda yang masih Belajar!
13.06.18
Comments
Post a Comment